04 Aug 2026

Yogyakarta – Pusat Pengembangan Pendidikan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta menyelenggarakan Kuliah Umum Mata Kuliah Kapita Selekta Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 pada Senin Pahing, 3 Agustus 2026, secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Terapi Gigi Program Sarjana Terapan dan Program Studi Gizi dan Dietetika Program Sarjana Terapan sebagai bagian dari penguatan wawasan mengenai isu-isu strategis di bidang kesehatan.
Kuliah umum menghadirkan tiga narasumber yang kompeten dari berbagai institusi untuk memberikan pemahaman mengenai arah kebijakan pembangunan kesehatan, transformasi pelayanan kesehatan, serta inovasi pengembangan tenaga kesehatan di Indonesia.

Sesi pertama disampaikan oleh Sugianto, SKM., M.Sc.PH, yang membahas Asta Cita, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, Renstra Kementerian Kesehatan, serta konsep One Health. Dalam paparannya, peserta diajak memahami arah kebijakan pembangunan nasional di bidang kesehatan, keterkaitannya dengan transformasi sistem kesehatan, serta pentingnya pendekatan One Health yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan dalam upaya mewujudkan kesehatan masyarakat yang berkelanjutan.

Pada sesi berikutnya, dr. Anisya Ulfah Hanum, M.Kes. dari Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta menyampaikan materi mengenai Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Berdasarkan Siklus Hidup. Materi ini memberikan gambaran mengenai penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang komprehensif sejak masa kehamilan, bayi, anak, remaja, dewasa, hingga lanjut usia sebagai bagian dari implementasi transformasi layanan kesehatan primer.

Sesi penutup menghadirkan Dr. dr. Harimat Hendarwan, M.Kes. dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang membahas berbagai inovasi dalam pengembangan tenaga kesehatan, meliputi Compulsory Service, Bonded Scholarship, sistem kontrak, bundling strategy, rural pipeline, datasering, Pelayanan Kesehatan Bergerak (Mobile Health Services), hingga task shifting. Berbagai strategi tersebut diperkenalkan sebagai alternatif solusi untuk meningkatkan pemerataan dan ketersediaan tenaga kesehatan, khususnya di wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses pelayanan kesehatan.
Melalui penyelenggaraan kuliah umum ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kebijakan pembangunan kesehatan nasional, transformasi sistem pelayanan kesehatan, serta berbagai strategi penguatan sumber daya manusia kesehatan. Wawasan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri sebagai tenaga kesehatan yang profesional, adaptif, dan mampu berkontribusi dalam mendukung pembangunan kesehatan di Indonesia.
Kontributor : Tim Pusbangdik